oleh

Ditemukan Ayam Ulatan di RM Sederhana Polres OKI Turun Tangan

# Ketua LPKP OKI : Pihak Rumah Makan Diduga Lalai
OKI (SMN.co.id)  – Sebuah tayangan video tentang keluhan konsumen yang membeli nasi bungkus di Rumah Makan Sederhana Kayuagung, Kabupaten OKI beredar.
Dimana dalam keluhan konsumen tersebut, sangat terkejut bahwa nasi ayam bakar yang ia beli di rumah makan tersebut, diduga terdapat ulat didalam daging ayam tersebut.
Mereka tak nyangka jika nasi ayam bakar yang mereka beli itu, pada lauk ayam bakarnya ternyata sudah ulatan. Sebagai bentuk komplain, mereka mengabadikan nasi bungkus tersebut dalam sebuah video yang sudah beredar.
Untuk mengkonfirmasi tentag kebenaran hal tersebut, sejumlah rekan media, mendatangi pihak pengelolah Rumah Makan Sederhana, yang beralamat di Jalan Letnan Muchtar Saleh, Kayuagung.
Wartawan bertemu langsung dengan pemilik Rumah Makan Sederhana, Bakri Tarmusi, saat dikonfirmasi Bakri enggan berkomentar banyak terkait hal tersebut. Namun Bakri menuding hal ini terjadinya karena ulah wartawan yang sengaja menyebarkan video tersebut.”Ini ulah wartawan. Lihat gara-gara itu banyak orang tidak mau beli.”ujar Bakri.
Seharusnya kata Bakri, hal ini bisa dibicarakan baik-baik jangan sampai disebarkan dulu. Karena hal ini adalah suatu kelalaian saja. “Ini bisnis yang mahal.”ungkap Bakri.
Bakri juga menegaskan persoalan ini merupakan bisnis, tidak menyangkut tindak  tindak pidana  korupsi. “Bukannya saya ini makan duit APBN.”tegasnya dan meninggalkan wartawan begitu saja di rumah makannya.
Edo, manejer Rumah Makan Sederhana Kayuagung, dirinya tidak bisa berkomentar banyak terkait hal ini. Kata Edo, setiap hari dia mengecek langsung masakan yang dimasak. Dan ayam yang dibeli selalu ayam fresh.”Jadi saya bingung kok bisa kayak gitu.”ujar Edo, Selasa (7/1/2020)
Edo juga heran, hal tersebut rasanya tidak mungkin terjadi, apalagi keberadaan RM Sederhana sangat bersih.”Kalian lihat sendiri rumah makan Kito bersih.”kata Edo.
Namun dia, menduga hal ini memungkinkan terjadinya karena persaingan bisnis dugaan sengaja ada orang yang tidak senang.”Ini kan bisnis bisa saja ada orang yang tidak senang.”ungkapnya.
Edo mengaku, akibat persoalan ini pihak Polres turun tangan.”Mereka meminta SITU dan kita berikan.”katanya.
Ketua Lembaga Pemantau Kebijakan Publik, Alifiah, menyayangkan hal tersebut terjadi, seharusnya pimilik rumah makan lebih teliti lagi. Apalagi ini menyangkut kepuasan konsumen. Rumah Makan Sederhana kata Ali, sudah masuk kategori restoran tentu harus lebih teliti dalam memerhatikan kualitas masakan yang mereka jual. “Kalau seperti ini bukan tidak mungkin para akan kabur, karena pihak rumah makan diduga lalai.”katanya.
Kapolres OKI, AKBP Donny Eka Syaputra, Sik, melalui Kanit Pidsus, Ipda Sulardi, membenarkan, persoalan Rumah Makan Sederhana sudah dalam penanganan pihaknya, namun ia enggan berkembang lebih jauh terkait kasus tersebut.”Maaf belum bisa berbicara lebih jauh.”tandasnya.(SMN)